Scuto Nano Ceramic +

nano ceramic

Nano Ceramic+ cair yang dioleskan di body mobil di atas lapisan cat biasa disebut coating atau laminating adalah suatu bahan untuk melindungi cat yang biasa dikenal dengan sebutan paint protection. Awalnya Nano Ceramic+ berbentuk cair yang kemudian diaplikasikan ke seluruh body mobil. Setelah itu cairan tersebut akan mengeras menjadi suatu lapisan berbentuk seperti kaca, bening dan keras.

Partikel penyusun Nano Ceramic memiliki ukuran nano (0,000000001meter) yang diciptakan dengan teknologi tinggi sehingga mampu masuk dan menutupi pori-pori cat dengan sangat sempurna sehingga menjadi kedap udara. Efek lain yang ditimbulkan adalah kotoran tidak masuk ke dalam pori-pori cat, mencegah efek buruk watermark spot merusak cat, menghindari kerusakan cat akibat sinar UV dan oksidasi dari udara

Seperti kertas HVS baru yang kemudian dilaminating, warna dan kondisi kertas akan tetap terlihat seperti baru selama lapisan pelindung tidak dirusak. Begitu pula halnya dengan menggunakan Scuto Nano Ceramic, sehingga para pemilik mobil mewah banyak yang mempercayakan mobilnya kepada kami.

Teknologi Nano Ceramic yang biasa diaplikasikan pada kendaraan dengan kategori supercar kini dapat diaplikasikan juga pada semua jenis kendaraan. Proses ini tidak membutuhkan spesifikasi khusus dalam pengaplikasiannya, sehingga proses pengerjaan dapat dilakukan di rumah tanpa butuh tempat yang spesial, tidak perlu lagi harus dilakukan di workshop, tim teknisi profesional kami yang akan mendatangi ke rumah anda.

Sekilas Tentang Teknologi Nano Ceramic

Dalam perkembangan teknologi yang begitu pesat, spesialis salon mobil harus terus menguasai teknik dan metode terbaru dalam hal perawatan ekterior kendaraan. Di sini kami akan membantu Anda memahami teknologi dari Nano Ceramic.

Teknologi nano ceramic tidak hanya berlaku untuk industri otomotif saja. Kendati demikian, tujuan saya di sini bukan untuk membedah dan menganalisis beragam industri yang berhubungan dengan nano ceramic, tapi hanya sebatas penggunaannya pada eksterior kendaraan.

Pada umumnya, sebagian besar teknologi ini sering digunakan oleh para insinyur di Jerman dan produsen mobil sport. Substansi ceramic yang begitu kecil merupakan suatu kemajuan baru dalam memberikan perlindungan pada permukaan bodi dan warna mobil. Sebagian salon mobil atau car detailers di Indonesia juga memanfaatkan teknologi ini pada layanannya.

Lapisan pelindung ini bisa dibilang sebuah lapisan yang menyelimuti permukaan bodi mobil yang berguna untuk melindung cat dan warna mobil dari kondisi iklim, polusi, dan bahkan kerusakan kecil seperti baret atau gores pada bodi. Dengan begitu Anda tidak perlu kuatir dengan zat polusi, sinar uv, atau panas berlebih yang berpotensi merusak finishing mobil Anda.

Nano ceramic terdiri dari zat sebesar atom. Partikel-partikel ini menciptakan ikatan yang sangat kuat dan mengisi lekukan kecil serta memperbaiki cacat pada lapisan cat di bodi kendaraan, menghasilkan sebuah resistif yang sangat kuat dan juga mempercantik hasil finishing pada mobil.

nano-ceramic-scuto

Proporsi sangat kecil dari substansi nanoceramic dan kemampuannya untuk mengikat dalam bentuk 3-dimensi sanggup menutupi pori-pori pada bodi kendaraan sehingga lapisan ini bisa melindungi ekterior mobil dari goresan, jamur yang disebabkan air, kotoran burung, dan lain sebagainya.

Nanoceramics juga akan melindungi besutan Anda dari sinar ultra violet berbahaya serta fouling oleh kontaminan atmosfer. Unsur-unsur ini dapat merusak dan bahkan menimbulkan korosi pada permukaan bodi mobil. Lapisan mikroskopis dan unsur-unsur kimia dalam nanoceramic bisa menjadi pertahanan yang sangat efektif terhadap karat
dan fouling.

Bersamaan dengan fungsinya yang bisa melindungi mobil dari sengatan sinar uv dan polusi, senyawa ini akan bertambah kuat sewaktu diaplikasikan pada bodi kendaraan, bahkan lebih kuat dari cat bawaan mobil Anda.

Nanoceramic digunakan dalam beberapa bidang atau sektor industri, seperti penelitian luar angkasa serta perkakas teknologi tinggi, yang berkaitan dengan pemencaran panas. Energi panas dari matahari dan mesin dapat menyebabkan oksidasi dan bahkan fouling, terutama dalam cuaca panas. Artinya, nanoceramic mampu memencarkan panas sehingga membuat cat mobil lebih awet dan dalam beberapa kasus membuat keseluruhan temperatur mobil menjadi lebih bersahabat.

scuto-nano-cermaic

Anggapan yang salah mengenai lapisan nanoceramic ialah bahwa lapisan ini sanggup mengembalikan kondisi cat seperti layaknya mobil yang baru keluar showroom. Hal ini tidak sepenuhnya benar. Nanoceramics memberikan lapisan ultra-tipis tembus pandang, jadi jika warna cat sudah terlanjur pudar atau permukaan sudah sangat terkorosi, kondisi inilah yang terlindungi oleh lapisan nanoceramic. Oleh karena itu, penggunaan nanoceramic sangat ideal pada mobil-mobil baru atau mobil yang kondisinya (cat dan bodi) masih baik.

Laminating mobil berbasis nanoceramic sanggup bertahan hingga 2 tahun sampai akhirnya pengaplikasian ulang dibutuhkan. Dalam hal tersebut, masing-masing salon mobil memiliki kebijakannya sendiri. Oleh karena itu, ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan salon mobil pilihan Anda. Ingat, pengaplikasian yang salah akan mengakibatkan hasil yang tidak optimal.

Mengapa memilih nano ceramic coating?

Berikut ringkasan mengenai kegunaan dari pengaplikasian nano ceramic:

1. Efek Hydrophobic, yakni layaknya air yang berada di atas daun talas, mudah bergerak dan tidak melekat pada permukaan.
2. Efek Self-cleaning, yakni partikel tidak mudah menempel pada bodi kendaraan, artinya mudah dibersihkan.
3. Melindungi bodi kendaraan terhadap natural acid.
4. Membuat cat lebih awet karena permukaan yang sudah dilapisi nanoceramic, ampuh terhadap sinar uv.
5. Tidak mudah baret karena teknik pencucian atau pengelapan yang salah.

Metode aplikasi:

Sebelum pengaplikasian nanoceramic, kondisi bodi kendaraan wajib bebas dari kotoran, cacat pada permukaan bodi, dan kontaminasi.

Langkah awal yang perlu dilakukan ialah mencuci mobil dengan teliti sehingga kotoran terangkat. Kalau memungkinkan gunakan clay bar untuk menyingkirkan kotoran-kotoran yang luput sewaktu mencuci mobil.

Setelah mobil selesai dicuci atau dibersihkan seluruhnya, pekerjaan bisa dilanjutkan ke proses polishing dan sebagainya. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir cacat pada permukaan cat.

Proses selanjutnya ialah memberikan nano ceramic coating. Idealnya, untuk hasil yang optimal
, pengaplikasian nano ceramic harus dilakukan dalam ruangan tertutup dan steril, dengan suhu udara kurang lebih 21 hingga 23 derajat Celcius.

Proses pengerjaan bisa memakan waktu hingga tiga hari. Namun semua itu juga tergantung kondisi cat kendaraan. Pengerjaan pada mobil baru bisa lebih cepat, yakni hanya dua hari.

Perawatan setelah dicoating:

Meski sudah dicoating, bukan berarti mobil bebas perawatan. Kami sarankan untuk mencuci mobil secara berkala dan melakukan perawatan rutin (coating) setiap enam bulan sekali. Jika semua itu dilakukan, mobil Anda akan terlihat kinclong. Dijamin!